Warna Alami Sarung Tenun Sikka & Pantangan Perempuan yang Datang Bulan

img_0371
Selain pada proses dan motifnya, sarung tenun Sikka juga unik karena pewarnaannya. Kain tenun Sikka yang merupakan tenun ikat ini menggunakan pewarna alami.

Setelah melewati proses ikat dengan pola sesuai motif yang direncanakan, rangkaian benang-benang itu memasuki tahapan pewarnaan.

Untuk pewarnaan benang tenun Sikka ini dilakukan di area tersendiri.

“Namanya Pang Una Tarun, yakni lumbung untuk pewarnaan. Kenapa dipisah? Karena setelah perendaman baunya busuk sekali,” kata Yosef Gervasius, 45 tahun, ketua sanggar Bliran Sina di NTT.

Baca Juga: Lewat Tenun Ikat, Perempuan-Perempuan Sikka di Flores Menjaga Keluarga Sekaligus Tradisi
IMG_0374.JPGJalinan benang itu dimasukkan ke dalam adonan kemiri yang ditumbuk dengan dan daun pepaya agar awet. Kemudian dijemur di bawah panas matahari 2-3 hari. Barulah diwarnai.

Nah, untuk pewarnaan masyarakat setempat menggunakan pewarna alami. Warna merah dari kulit akar mengkudu yang dicampur kulit loba yang ditumbuk sampai halus.

Kemudian jalinan benang itu direndam selama tiga malam. Setelah sampai waktunya kemudian dijemur. Tak langsung jadi lho, tapi biasanya bisa dua sampai tiga kali proses serupa.

“Agar warnanya bagus,” kata Yosef.

Baca Juga: Menyusuri Flores dari Maumere ke Labuan Bajo: Lewat Darat, Laut, dan Udara (1)

Warna-warna lain juga drai bahan-bahan alami. Di antaranya warna kuning dari kulit mangga dicampur kunyit, dan kulit nangka. Warna hitam dibuat dari daun nila, sedangkan biru dari daun nila indigo. Sementara hijau dari daun alang-alang .

Untuk proses pewarnaan ini juga dilakukan oleh para perempuan Sikka. Tapi tak semua bisa ikut mewarnai lho.

“Saat bikin pewarnaan pantang kalau cewek lagi datang bulan. Warna akan beda, enggak jadi, pada akhirnya,” tutur Yosef.

Boleh percaya, boleh tidak…

Iklan

One thought on “Warna Alami Sarung Tenun Sikka & Pantangan Perempuan yang Datang Bulan

  1. Ping-balik: Benang Untuk Tenun Ikat pun Dipintal oleh Kaum Hawa Sikka – femidiah.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s