Sepekan di Barcelona: Perjalanan 15 Jam Kemudian Dihantam Dingin di Markas Espanyol

d36cda0a-1bfe-4700-bede-601e4e870a92(1)

Dingin dan rintik hujan di RCDE Stadium

Setelah 15 jam penerbangan, markas Espanyol, stadion RCDE, menjadi jujugan. Cuaca dingin, hujan rintik, dan angan-angan; kapan klub terbaik di Indonesia memiliki stadion modern laiknya Cornella-el-Prat ini?

Baca lebih lanjut

Iklan

Sepekan di Barcelona: Terpesona Mahakarya Antoni Gaudi

sagrada familia(1)

Sagrada Familia, salah satu mahakarya Antoni Gaudi

Bagi penggemar sepakbola, Camp Nou dan nonton aksi Lionel Messi menjadi destinasi mandatori saat melancong ke Barcelona. Tapi, saya juga terpikat bangunan artistik mahakarya Antonio Gaudi.

Baca lebih lanjut

Melongok Renovasi Stadion Utama GBK di Senayan Usai Hujan

GBK hasan 899

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sehabis hujan pada September 2017 (Foto: hasan Al Habsyi)

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bakal bernuansa Merah Putih setelah direnovasi. Wajah asli stadion yang diresmikan 1962 itu tak akan berubah.

Saya berkesempatan untuk melihat proses renovasi Stadion Utama GBK, Kami (29/9/2017). Diperlukan izin ke Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) untuk bisa masuk ke area GBK. Selama renovasi untuk Asian Games 2018, area GBK memang ditutup untuk umum.

Baca lebih lanjut

Belajar Bikin ‘Klepon’ di Singapura

IMG_7543

Ondeh-ondeh, jajanan khas peranakan yang pas dinikmati saat kumpul keluarga (Femi Diah)

Ini masih dalam rentetan Food Festival Singapore. Ikut The Heritage Food Trail di kawasan peranakan Joo Chiat Road, Katong. Ada bagian belajar membuat ondeh-ondeh yang ternyata mirip klepon. Seperti apa?

Usai makan besar ala peranakan dengan makan di tok panjang, kami diajak untuk membuat ondeh-ondeh. Peserta senang dan penasaran.

Kami berkumpul di dapur. Ondeh-ondeh ini jajan pasar. Yang ternyata di akhir acara kami kami berkesimpulan kalau jajanan ini mirip dengan klepon.

Baca lebih lanjut

Singapore Food Festival: Mencicipi Kuliner Peranakan di Joo Chiat Road

IMG_7507.JPG

Mencicipi tiga menu khas peranakan di atas meja tok panjang

International Champions Cup (ICC) dihelat bersamaan dengan Singapore Food Festival. Saya turut dalam the heritage food trail di Joo Chiat Road, Katong untuk mencicipi makanan khas peranakan.

ICC Singapura sudah ditutup pada Sabtu (29/7/2017). Inter Milan menjadi tim tersukses dengan dua kali kemenangan di National Stadium. Nerazzurri menang atas Bayern Munich kemudian berhasil mengalahkan Chelsea.

Setelah menikmati pertandingan-pertandingan atau sembari menunggu jeda satu pertandingan ke pertandingan lainnya dalam turnamen segitiga itu, pelancong bisa menjajal sensasi makanan peranakan di China Town.

Baca lebih lanjut

Singgah di Kuil Relik Gigi Buddha dan Lonceng Harapan di Singapura

IMG_7306

Kuil Relik Gigi Buddha di Singapura

Laga antara Chelsea dengan Inter Milan pada International Champions Club (ICC) bergulir Sabtu malam (29/7/2017). Sambil menunggu pertandingan bergulir, mampir kuil Buddha Tooth Relic dan sebuah kuil yang memiliki lonceng harapan.

Kuil Relik Gigi Buddha mencolok di antara bangunan yang ada di China Town. Bangunannya berukuran besar sampai tiga lantai dengan jalinan kayu yang didominasi warna merah.

Bangunan tetap mentereng meski bersaing dengan apartemen sebagai tempat tinggal penduduk Singapura. Apalagi, langit sangat biru waktu itu.

Baca lebih lanjut

Sesaat Dekat-Dekat Antonio Conte

FullSizeRender(2)

Antonio Conte saat konferensi pers setelah pertandingan Chelsea vs Inter Milan di ICC Singapura 2017

Penasaran saya untuk bertemu langsung dengan Antonio Conte, yang sukses mengantarkan Chelsea juara Premier League, kesampaian. Conte ada di depan mata, bisa bersalaman, diajak foto, juga menjawab tentang mind games Jose Mourinho.

Demam International Champions Cup (ICC) sampai ke Asia Tenggara. Bayern Munich, Chelsea, dan Inter Milan manggung di National Stadium, Singapura pada akhir Juli.

Baca lebih lanjut

Menyusuri Flores dari Maumere ke Labuan Bajo: Lewat Darat, Laut, dan Udara (3)

IMG_0857

Puncak Wolowio di Bajawa, Nusa Tenggara Timur

Hari ini kami menjalani Etape III Tour de Flores. Kami mestinya menjelajahi jalanan beraspal dari Ende ke Bajawa dengan jarak tempuh sekitar 123,3km. Tapi, kami mendapatkan kesempatan melahap rute ini via udara.

Sebenarnya kesempatan ini kami dapatkan secara dadakan. Awalnya, kami tak percaya kalau Tour de Flores 2016 ini didukung oleh pengamanan udara. Apalagi saat dibilang kalau peliput mendapatkan kesempatan untuk melihat adu gowes para pebalap sepeda profesional itu dengan helikopter.

Baca lebih lanjut

Singgahi Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, NTT

IMG_4542.JPG

Situs Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende

Dua hari semalam singgah di Kota Ende di sela-sela Tour de Flores 2016. Kami menyempatkan diri ke berkeliling museum Bung Karno, leyeh-leyeh di bawah keteduhan pohon sukun di Taman Renungan Bung Karno, juga menikmati sunset di tepi pantai Ende.

Finis etape kedua Tour de Flores 2016 ini sangat menarik. Para pebalap menyelesaikan race tepat di depan Taman Renungan Bung Karno.

Baca lebih lanjut