Berwisata ke Geopark Ciletuh di Sukabumi, Ke Mana Saja?

IMG_2979.JPG

Curug Sodong, Ciletuh, Sukabumi

Geopark Ciletuh di Sukabumi, Jawa Barat menawarkan banyak spot untuk cuci mata. Wisata air terjun, treking, berenang di pantai bisa jadi pilihan.


Ciletuh yang masuk kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berjarak enam jam perjalanan dengan mobil dari Jakarta. Area geopark atau taman alam batuan bisa jadi pilihan untuk berwisata di saat liburan panjang atau akhir pekan.

Apa saja yang bisa jadi jujugan saat melancong ke Ciletuh? Ini beberapa tempat yang saya sambangi saat berakhir pekan di Geopark Ciletuh. Ada yang gampang dicapai, ada pula yang perlu treking untuk sampai di lokasi.

1.Curug Sodong

Curug ini paling gampang didatangi. Lokasinya tepat di depan area parkir kendaraan. Lokasinya di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Air Terjun Sodong ini memiliiki cekungan (sodong) di belakang aliran airnya. Air terjun ini juga memiliki nama lain, di antaranya Curug Cikanteh, Curug Kembar atau Curug Penganten. Sebab, jika air tak terlalu deras, seolah-olah ada dua aliran air yang bersisian pada air terjun ini.

2. Pantai Palangpang

Pantai Palangpang berada tak jauh dari Tempat Pelelangan Ikan Ciletuh. Pantai berpasir hitam ini justru ditandai dengan papan nama Geopark Ciletuh.

Kawasan ini mulai berkembang dua tahun terakhir. Penginapan dan warung makan mulai makin banyak. Jadi enggak bakal kesulitan buat sekadar mencari cemilan atau mie rebus dan nasi goreng. Meskipun jika ingin ikan bakar, sebaiknya pesan sehri sebelumnya kepada pemilik warung.

Area parkir juga cukup luas dan bisa mendekat ke pantai. Kemping bisa jadi pilihan tepat untuk menginap di area ini.

3. Curug Cimarinjung

Curug Cimarinjung juga mudah dijangkau dengan jalan kaki. Cuma butuh jalan kaki sekitar lima menit dari tempat parkir terdekat. Hanya perlu diingat, jalur ke desa ini sedikit sulit karena jalanan belum diaspal, masih berbatu. Dibutuhkan kepiawaian mengemudi.

Untuk mengunjungi curug ini sebaiknya pilih waktu musim kemarau. Sebab, saat musim hujan aliran airnya terlalu deras. Tonjolan batu-batu besar di bagian atas air terjun juga berisiko longsor setiap saat.

Lagipula, jika datang kala musim hujan, tidak dapat menyeberang ke sisi eksotis curug ini. Sebuah taman kecil yang didominasi tanaman kerdil dan rindang serta karpet lumut yang hijau di antara batu-batu raksasa berwarna cokelat kemerahan.

“Seperti berkunjung ke zaman flintstones,” ucap salah seorang dari kami.

4. Puncak Darma

Titik start Puncak Darma berada satu area dengan Curug Cimarinjung. Butuh waktu 1,5 jam berjalan kaki untuk menuju puncaknya.

Dari Puncak Darma ini, Pantai Palangpang terlihat seperti tapal kuda. Katanya sih paling asyik menikmati senja di sini, sembair menunggu sunset. Karena perhitungan waktu, rombongan kami harus turun sebelum petang dan menginap tak jadi pilihan.

[Baca Juga: Menatap Secuil Keelokan Geopark Ciletuh di Sukabumi]

5. Panenjoan


Panenjoan juga tidak sulit dijangkau. Ini seperti sebuah gardu pandang untuk menikmati hamparan Ciletuh dan sebagian Sukabumi.

Parkirnya tidak susah. Ada lahan cukup landai untuk 10 mobil roda empat di sekitar gardu pandang itu.

6. Curug Awang

Curug Awang ini terletak di kawasan Geopark Ciletuh Geopark di Desa Taman Jaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Curug ini salah satu curug dari aliran sungai Ciletuh.

Curug Awang istimewa karena dindingnya lebar, hingga 60 meter, dan tingginya ‘cuma’ 40 meter. Dinding batunya cantik dengan warna coklat kemerahan.

Sungai Ciletuh ini membatasi wilayah Kecamatan Ciemas dengan Kecamatan Ciracap, sekalgus menjadi batas Desa Taman Jaya dengan Desa Cibenda, Desa Mekar Sakti dan Desa Mandra Jaya. Selain Curug Awang, sungai ini mempunyai dua curug lain, yakni Curug Tengah dan Curug Puncak Manik.

Nah, Curug Awang ini curug paling tinggi, aias yang pertama. Untuk menikmati keindahannya disarankan melancong saat musim kemarau. Airnya tak terlalu besar sehingga bisa berjalan-jalan di bagian atas curug. Kalau musim hujan, airnya coklat dan derasnya bikin keder untuk nyemplung ke sungainya.

Butuh treking sekitar 20 menit dari tepi jalan untuk sampai ke lokasi curug ini.

[Baca Juga: Tips dan Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Melancong ke Geopark Ciletuh]

Sejatinya tak cuma enam lokasi itu yang bisa jadi jujugan di kawasan Geopark Ciletuh. Masih ada tempat-tempat wisata yang bisa dikunjungi. Hanya saja saya belum sempat mampir.

Semoga bisa ke sana lagi ya…

(Foto-foto: Makmur, Tia Agnes, Femi Diah)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s