Bersicepat ke Taj Mahal (3) – Visa Lancar Berkat Uang Pinjaman Haryanto Arbi

thomasuber

Tak sulit untuk mendapatkan visa India. Kelalaian sedikit membuat saya ‘terpaksa’ menerima pinjaman uang dari mantan pebulutangkis ‘Smash 100 watt’, Haryanto Arbi.

Pagi itu saya minta izin untuk datang terlambat ke kantor. Tujuannya untuk membuat visa di Kedutaan India untuk liputan Piala Thomas Uber 2014 di New Delhi.

Ya, saya memilih untuk mengurus visa di Jakarta, bukan visa on arrival dengan pertimbangan utama agar saat menjejak New Delhi tak repot lagi.

Lagipula lokasi kantor Kedutaan India di kawasan Kuningan tak jauh dari tempat saya tinggal. Selain itu, katanya ada mi ayam enak dekat-dekat situ.

Semua formulir sudah saya siapkan sejak malam. Tiket dan booking hotel sudah beres.

Tidak sulit kok, cukup klik ke www.indianembassyjakarta.com  dan pilih visa & passport dan bakal mengarah ke indianvisaonline.

Semua prosedur dan persyaratan tercantum di dalamnya. Termasuk permintaan foto berlatar belakang putih. Jangan lupa kalau sudah mengisinya kemudian di cetak di atas kertas HVS.

Nah, persoalan terjadi saat saya sudah masuk ruang pembuatan visa. Eh, ruangannya ternyata amat sederhana dan kuno, malah cenderung muram. Setelah memasuki pagar dengan keamanan yang levelnya biasa-biasa saja, saya seolah masuk ke tahun 1990-an.

Setelah duduk mengantri, ternyata saya baru ‘ngeh’ kalau ada syarat yang tidak ada bocorannya di web mereka. Yakni, pembayaran visa senilai Rp 895.000 (nominal untuk visa bekerja) tidak bisa gesek atau kartu kredit. Harus tunai.

Lha… saya hanya membawa uang tunai Rp 300 ribuan. Akhirnya saya putuskan untuk menitipkan berkas di sana, kemudian saya akan mencari ojek untuk ke ATM terdekat.

delhi
Beruntung seseorang di sebelah saya membaca kebingungan ini. Dia Mas Arbi.

“Kenapa Mbak?” tanya dia.

“Ini mas mau ambil uang ke ATM, ternyata harus bayar tunai enggak bisa gesek.”

“Pakai uang saya dulu, Mbak. Berapa ya. Ada kok kayaknya,” kata Mas Arbi sambil membuka dompet.

Peluang yang amat bagus. Saya tak perlu keluar gedung.

“Oke, boleh Mas. Saya pinjam dulu ya, nanti saya transfer,” kata saya.

Akhirnya perkara pembayaran visa selesai dan proses lainnya beres.

Memang sih ada ganjalan sedikit saat mereka menanyakan undangan dari pihak penyelenggara Piala Thomas Uber. Tapi, setelah saya yakinkan kalau memang ada event di sana dan ada surat-menyurat dengan BWF proses lancar.

Saya tak sabar untuk menyapa Incredible India! di atas tanah mereka.

Eh saya masih harus transfer ke rekening Mas Arbi dulu dink…. (Bersambung)

Baca juga:

Merasakan kemegahan Taj Mahal dari dekat

Agra Fort, bonus perjalanan menuju Taj Mahal

 

Iklan

6 thoughts on “Bersicepat ke Taj Mahal (3) – Visa Lancar Berkat Uang Pinjaman Haryanto Arbi

  1. Ping-balik: Bersicepat ke Taj Mahal (4) – Gunungan Cinta, Ribuan Pekerja, dan Jalinan Pualam | femidiah

  2. Ping-balik: Bersicepat ke Taj Mahal (5/habis) – Diapit Masjid dan Ruang Musik | femidiah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s