Tips Perjalanan ke Badui dan Hal-hal Menarik Lainnya

baduia

Jas hujan menjadi bawaan wajib (tentunya) di musim hujan. Bawalah bekal makanan untuk diri-sendiri dan keluarga Badui Dalam yang akan diinapi.


Saya berkesempatan untuk melongok kehidupan Badui Dalam Juli 2012. Selama dua hari satu malam, ada kisah menarik yang dituturkan para penduduk Badui Dalam.

Yuli, salah satu pemuda yang mendampingi rombongan saya, mengisahkan soal banyak hal. Termasuk soal hukum adat dan kebiasaan mereka.

Dipadukan dengan pengalaman perjalanan saya, berikut rangkuman tentang hal-hal menarik yang tersaji selama berinteraksi dengan penduduk Badui Dalam di markas mereka.

Tips perjalanan ke Badui
baduib

  • Bawaan wajib: jas hujan atau payung dan topi.
  • Disarankan membawa: sleeping bag dan sandal jepit, juga sun block.
  • Urusan makan sebaiknya membawa sendiri, sedangkan soal masak, serahkan kepada penduduk.
  • Jangan membawa daging kambing karena haram untuk warga Badui Dalam.
  • Membawa bekal air minum untuk perjalanan selama 3-4 jam dengan jalur bervariasi, landai, turunan, dan tanjakan.
  • Pilihlah alas kaki yang paling nyaman untuk berjalan jauh.
  • Untuk wanita, sebaiknya membawa kain agar bisa merasakan sensasi mandi di sungai seperti penduduk.
  • Jangan berkunjung saat menstruasi karena akan kerepotan sendiri. Maklum, tak ada kamar mandi tertutup.
  • Sebaiknya rombongan tak terlalu besar karena bisa-bisa tak akan berjalan beriringan sepanjang jalur.
  • Pilih jalur Danau Ageng untuk berangkat, dan Jalur Gajeboh untuk pulang karena jalur Gajeboh lebih terjal ketimbang Coboleger menuju Cibeo, Badui Dalam

Transportasi Menuju Badui

Kendaraan umum:

Kereta api Tanah Abang-Rangkasbitung (dua jam perjalanan): Rp 7.000
Angkot Rangkas-Aweh: Rp 4.000
Angkot Aweh-Ciboleger Rp 12 ribu
Untuk rombongan bisa menyewa Elf: Rp 350 ribu
Jakarta-jalan tol Tangerang-pintu tol Balaraja Timur-Rangkasbitung-Lebak- Aweh-Ciboleger

Lain-lain:

Jasa pemandu: Rp 50 ribu untuk pulang-pergi
Kas desa: sukarela

Kebiasaan Masyarakat Badui Dalam

baduic

  • Tak memelihara binatang berkaki empat

  • Berpantang mengkonsumsi kambing
  • Haram naik kendaraan, juga beralas kaki
  • Tak bersekolah, hanya belajar secara otodidaktik bersumber dari tamu-tamu
  • Mengenakan pakaian adat, bahkan untuk sehari-hari
  • Tak merokok
  • Tak berfoto dalam kampung Badui Dalam
  • Tak mandi dengan sabun, juga gosok gigi dengan odol
  • Tidak berpacaran

Iklan

One thought on “Tips Perjalanan ke Badui dan Hal-hal Menarik Lainnya

  1. Ping-balik: (Sebaiknya) Jangan Datangi Kampung Naga di Hari Sabtu | femidiah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s