6 Aktivitas Seru di Pelabuhan Ratu

Pantai Karang Papak

Lokasinya yang tak jauh dari Jakarta membuat Pelabuhan Ratu di Sukabumi, Jawa Barat menjadi destinasi pelancong ibukota. Selain (coba-coba) surfing, kegiatan lain yang lebih santai bisa dijajal.

Pantai Cimaja yang ada di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat memang terkenal dengan ombak yang aduhai. Pantai berbatu itu biasa menjadi panggung aksi para surfer nasional ataupun dunia.

So, kalau beruntung bisa surfing dengan mereka atau setidaknya bisa menyaksikan langsung kehebatan para surfer itu menari-nari di atas ombak. Pelancong juga bisa bersenang-senang di Pantai Karang Hawu.

Tapi, pantai bukanlah satu-satunya destinasi yang bisa dikunjungi di Pelabuhan Ratu. Beberapa aktivitas seru bisa dilakukan di sana.

1. Surfing pemula di Pantai Karang Papak, tingkat mahir di Pantai Cimaja

Pantai Cimaja memang sudah menjadi adu kepiawaian para surfer berpengalaman. Lokasinya tak jauh dari jalan raya Pelabuhan Ratu. Ada tugu penanda yang memudahkan pelancong menemukan lokasi itu.

Tapi jika belum mahir benar untuk menari di atas ombak, Pantai Karang Papak bsia jadi pilihan. Ombak pantai yang juga dikenal sebagai pantai sunset itu lebih bersahabat untuk para pemula. Bahkan yang zero pengalaman.

Persewaan papan selancar dan instruktur mudah didapatkan. Harga sewa bisa dinegosiasikan.

2. Pembuatan surfboard fins batik

2.surfboardfinbatik

Pelabuhan Ratu juga dikenal sebagai produsen surfboard fins batik alias sirip papan surfing. Salah satu perajin, Ade Rabig, 43 tahun, membuatnya menjadi cukup khas dengan memilih motof batik.

Kalaupun tak pandai surfing, fin itu bisa menjadi souvenir senilai Rp 300 ribu. Satu set ada tiga biji.

Ade yakin fin buatan dia tak ada dua. Ide pertama memang bukan dari dirinya sendiri tapi seorang ekspatriat Nora, pemilik Cimaja Square, yang juga ibunda Bucek Depp, Nora juga yang sekaligus memberi modal pertama kepada dia di tahun 1987 untuk menjadi perajin fin surboard.

Jangan salah beli, fin bikinan Ade, diberi inisial AR. Karyanya itu dikenal dengan merk Indo Pasific Fin di Bali. Surfer Eropa masih menjadi pelanggan utama disusul Jepang. “Eropa menyukai motif batik klasik sedangkan Jepang lebih senang motif terang,“ kata Ade.

3. Air panas Cisolok

3.airpanascisolok

Kalau tiba di Cisolok terlalu pagi, bisa mampir ke air panas Cisolok. Tapi, jangan membayangkan ada kamar mandi lengkap dengan bath up seperti di Ciater atau Guci, air panas di sini dinikmati dengan mandi-mandi berjamaah di sungai.

Istimewanya, air panas itu berupa air mancur yang keluar dari dasar sungai. Poin lainnya, air mancur itu diyakini bisa membuat enteng jodoh.

Menurut Yus, penduduk setempat, air mancur itu muncul tahun 1997.

“Kalau beruntung, bisa bertemu pelangi di sini. Itu bis ajadi penanda kesejahteraan dan jodoh yang akan segera datang,” kata Yus.

“Air ini bisa untuk terapi stroke. Saya sendiri buktinya,” imbuh dia.

Pengunjung diminta berhati-hati karena air bisa sangat panas pada saat-saat tertentu.

4. Pasar ikan Cisolok

4.pasarikancisolok

Sambil menikmati sunrise, pelancong disodori menu lain saat berjalan-jalan di Pantai Cisolok. Ada sajian transaksi antara nelayan yang turun dari kapal dengan penjual ikan.

Ya, pantai ini memang menjadi cukup istimewa dibandingkan pantai-pantai lain di Pelabuhan Ratu. Dari pantai Cisolok inilah sunrise bisa dinikmati. Kalau datang sore, jelas bakal kecele karena sunset tak akan kelihatan.

5. Menara villa Johannes, Karangaji

5.menaravillajohannes

Villa Johannes cukup unik. Villa ini menawarkan ragam kamar yang berbeda-beda, baik rupa kamar ataupun pemandangan.

Selain itu, villa Johannes juga mempunyai menara pandang untuk menyaksikan keindahan Pelabuhan Ratu dari ketinggian. pelancong yang tak takut ketinggian bisa berasyik-asyik di puncaknya.

Tapi kondisi bangunan yang sudah mulai termakan panas dan hujan membuat tak bisa beramai-ramai di atas menara yang dibangun dari kayu itu. Satu atau dua orang kurus saja yang bisa naik.

6. Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa

6.vihararatukidul

Vihara itu ada di daerah Loji, Desa Simpenan. Vihara yang juga dikenal sebagai Vihara Dewi Kwan Im atau Vihara Loji itu mempunyai altar unik dan berlokasi di tempat yang asyik.

Selain mempunyai view ke pantai, vihara ini unik dengan altar yang dimiliki. Jika umumnya vihara mempunyai altar untuk dewa dan dewi, di sini terdapat altar Semar, altar Prabu Siliwangi, dan altar khusus bagi Nyi Roro Kidul.

Tentunya, jangan lupa vihara adalah tempat beribadah. Berpakaian dan berperilaku sopan, ya?

Iklan

3 thoughts on “6 Aktivitas Seru di Pelabuhan Ratu

  1. Ping-balik: Pelancong Dadakan di Akhir Pekan | femidiah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s